Mojokerto,Kertonews.com– Rencana hearing antara Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto dengan Satgas MBG Kabupaten Mojokerto batal digelar. Pasalnya, semua tim Satgas MBG tidak ada yang hadir dalam agenda resmi yang telah dijadwalkan oleh para anggota dewan tersebut.
‘Mangkirnya’ tim Satgas MBG tersebut tak ayal membuat Ketua Komisi IV M. Agus Fauzan yang merupakan anggota fraksi PKB DPRD Kabupaten Mojokerto tersebut merasa kecewa. Menurutnya, hearing tersebut sangat penting, karena untuk meminta penjelasan secara langsung terkait pelaksanaan program MBG yang bersifat strategis dan menyentuh kepentingan masyarakat luas.
“Ini bukan agenda seremonial. Hearing kali ini dimaksudkan untuk klarifikasi dan evaluasi. Karena Satgas tidak hadir, tentu ini menjadi catatan serius terkait komitmen transparansi,” ujarnya kesal.
Ia menegaskan, dalam hal ini DPRD menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana amanat undang-undang.
Program yang menggunakan anggaran publik, harus siap diawasi dan dipertanggungjawabkan secara terbuka.
Meski demikian Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto memastikan akan menjadwalkan ulang agenda hearing. Dan menekankan agar semua tim Satgas MBG hadir secara lengkap dan membawa data pelaksanaan program. DPRD juga menegaskan, ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas tidak bisa terus ditoleransi.
“Kedepannya kami berharap ada sikap kooperatif. Jika pola seperti ini terulang, DPRD tentu akan mengambil langkah pengawasan lanjutan sesuai kewenangan,” tegasnya.
Dalam hal ini Komisi IV menekankan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan program MBG berjalan tepat sasaran, aman secara hukum, dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.
Sementara itu, pihak staf sekretariat DPRD Kab Mojokerto, yang mendampingi komisi IV juga tidak tahu alasan kenapa tim Satgas MBG tidak ada yang hadir. ” sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi kepada kami, kenapa tim Satgas MBG tidak hadir ‘ ujar salah satu staf pendamping komisi IV DPRD. ( diak)
