BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Gandeng Media Center Untuk Tingkatkan Kepesertaan

Puluhan wartawam Media Center saat mengikuti Media Gathering yang digelar BPJS Ketenagakerjaan. (Foto:Diak)

Mojokerto,Kertonews. com – Puluhan wartawan dari berbagai platform media di Mojokerto, mulai dari media televisi, cetak, radio, hingga media online,uang tergabung dalam Media Center ( MC)Ruang Jurnalis. Mengikuti Media Gathering yang dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto pada Kamis 2 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam menyebarluaskan informasi mengenai program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada masyarakat.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto, Imam Haryono Syafi’i, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar temu media, tetapi juga menjadi momentum membangun komunikasi yang lebih erat dengan insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Selama bertugas di Mojokerto saya sudah cukup lama, namun kesempatan untuk bertemu langsung dengan rekan-rekan media masih jarang.
Karena itu melalui media gathering ini kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi yang lebih baik,” ujar Imam.
Dalam kesempatan tersebut, Imam menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan merupakan lembaga publik yang menjalankan program pemerintah di bidang jaminan sosial bagi para pekerja.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang lebih mengenal BPJS Kesehatan dibandingkan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga edukasi kepada masyarakat perlu terus ditingkatkan.
“Sebagian pekerja, khususnya di pedesaan, sebenarnya bukan tidak ingin menjadi peserta. Mereka hanya belum memahami manfaat program yang kami berikan. Karena itu kami membutuhkan dukungan media untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto sendiri membawahi wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Hingga saat ini, sekitar 225 ribu pekerja di Kabupaten Mojokerto telah mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Sejak tahun 2024,
Pemerintah Kabupaten Mojokerto menargetkan pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Saat ini capaian kepesertaan telah mencapai 38,18 persen dengan Indeks Kinerja Daerah (IKD) sebesar 90 poin. Masih terdapat sekitar 24.537 pekerja yang harus didaftarkan agar target perlindungan dapat tercapai.

Imam menyebut Pemerintah Kabupaten Mojokerto memberikan dukungan penuh terhadap perluasan kepesertaan sehingga target tersebut optimistis dapat direalisasikan hingga akhir tahun.
Sementara di Kota Mojokerto, sebanyak 37.548 pekerja telah terlindungi. Dari target 45.969 pekerja pada tahun 2026, capaian saat ini mencapai 58,59 persen dengan Indeks Kinerja Daerah sebesar 81,7 poin.
Selain memaparkan capaian kepesertaan, Imam juga mengungkapkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto telah menyalurkan manfaat sebesar Rp257 miliar melalui 1.158 klaim kepada peserta di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto.

Manfaat yang paling banyak dicairkan berasal dari program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan total 789 klaim, disusul berbagai manfaat dari program perlindungan lainnya.
Melalui kegiatan media gathering ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap kolaborasi dengan insan pers Mojokerto semakin kuat sehingga informasi mengenai manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, diharapkan semakin banyak pekerja, baik sektor formal maupun informal, yang memperoleh perlindungan demi mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.( diak)

 

Penulis : Diak

Editor : Kayla

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *